Keutamaan Surat Maryam untuk Ibu Hamil: Manfaat, Amalan, dan Waktu Terbaik Membacanya

MAAHADMUHAMMADI – Keutamaan Surat Maryam untuk ibu hamil menjadi salah satu amalan yang banyak diamalkan oleh muslimah selama masa kehamilan.

Surat ke-19 dalam Al-Qur’an ini berisi kisah tentang keteladanan Siti Maryam, kesabaran Nabi Zakaria, serta proses kelahiran Nabi Isa yang penuh dengan mukjizat. Kisah tersebut menghadirkan nilai spiritual yang kuat bagi calon ibu.

Secara struktur, Surat Maryam terdiri dari 98 ayat dan dinamakan berdasarkan sosok Maryam, perempuan suci yang melahirkan Nabi Isa atas kehendak Allah SWT.

Para ulama menjelaskan bahwa tidak ada dalil shahih yang secara khusus mewajibkan atau mengkhususkan Surat Maryam untuk ibu hamil. Namun, membaca Al-Qur’an dalam kondisi apa pun, termasuk saat hamil, sangat dianjurkan karena membawa ketenangan hati dan berdampak baik bagi kondisi ibu serta janin.

Tradisi membaca Surat Maryam dan Surat Yusuf lebih bersifat amalan baik yang berkembang di tengah masyarakat muslim sebagai bentuk doa agar anak memiliki akhlak mulia dan proses persalinan dimudahkan.

Beberapa keutamaan yang sering disebut dalam literatur Islam dan amalan umat antara lain:

1. Menenangkan Hati Ibu Hamil

Membaca Al-Qur’an dapat menghadirkan ketenangan batin. Hati yang tenang memberi pengaruh positif pada janin karena kondisi psikologis ibu sangat berperan selama kehamilan.

2. Mengurangi Kecemasan Menjelang Persalinan

Penelitian tentang murottal Al-Qur’an menunjukkan efek relaksasi yang mampu menurunkan stres dan kecemasan pada ibu hamil.

3. Mengambil Teladan dari Kisah Siti Maryam

Kisah perjuangan Maryam saat melahirkan Nabi Isa menjadi sumber kekuatan spiritual bagi ibu hamil agar lebih sabar, tawakal, dan kuat menghadapi proses persalinan.

4. Bentuk Doa untuk Anak yang Saleh

Membaca Al-Qur’an sejak masa kehamilan merupakan bentuk ikhtiar agar anak tumbuh dalam keberkahan dan cinta kepada Al-Qur’an.

Waktu Terbaik Membaca Surat Maryam

Tidak ada waktu khusus yang diwajibkan, tetapi beberapa waktu yang dianjurkan untuk membaca Al-Qur’an antara lain:

  • Setelah salat fardhu
  • Sepertiga malam terakhir
  • Pagi dan sore hari

Konsistensi membaca dengan niat ibadah dan doa untuk kebaikan janin menjadi kunci utama.

Agar lebih maksimal, ibu hamil juga dianjurkan untuk:

  • Memperbanyak doa dan dzikir
  • Menjaga salat lima waktu
  • Mendengarkan murottal Al-Qur’an
  • Bersedekah dan berbuat kebaikan

Keutamaan Surat Maryam untuk ibu hamil terletak pada nilai spiritual, ketenangan hati, serta kisah keteladanan yang menguatkan mental calon ibu. Meski tidak ada dalil khusus yang mewajibkannya, membaca Al-Qur’an selama kehamilan merupakan amalan yang sangat dianjurkan karena membawa keberkahan bagi ibu dan janin.

Leave a Comment