MAAHADMUHAMMADI – Isu mengenai diskualifikasi Ratchaburi FC dari ajang AFC Champions League Two musim 2025/2026 sempat ramai di media sosial dan sejumlah portal tidak resmi.
Kabar tersebut bahkan dikaitkan dengan kelolosan Persib Bandung ke babak perempat final. Namun, jika merujuk pada sumber resmi dan laporan media kredibel, informasi tersebut tidak benar alias hanya rumor.
Berdasarkan laporan resmi AFC, Ratchaburi memastikan tiket perempat final setelah menang agregat 3-1 atas Persib Bandung di babak 16 besar. Meski kalah 0-1 pada leg kedua di Bandung, keunggulan 3-0 di leg pertama membuat klub asal Thailand itu tetap melaju ke fase berikutnya.
Artinya, secara hasil pertandingan dan regulasi kompetisi tidak ada pelanggaran yang membuat mereka didiskualifikasi.
Sampai saat ini, tidak ada pernyataan resmi dari AFC mengenai sanksi atau diskualifikasi terhadap Ratchaburi. Struktur kompetisi dan daftar tim yang lolos ke perempat final juga masih menempatkan klub tersebut sebagai peserta sah.
Dalam dunia sepak bola profesional, keputusan diskualifikasi selalu diumumkan melalui kanal resmi federasi, bukan dari unggahan media sosial atau situs yang tidak memiliki rekam jejak jurnalistik kuat.
Kabar diskualifikasi umumnya berasal dari:
- Konten media sosial
- Artikel tanpa konfirmasi ke AFC
- Narasi spekulatif terkait VAR dan wasit
Sumber-sumber tersebut tidak dapat dijadikan rujukan karena tidak memiliki validasi fakta dan tidak menyertakan dokumen resmi.
Dengan hasil agregat 1-3, Persib Bandung dipastikan tersingkir dari babak 16 besar. Tidak ada perubahan status kelolosan karena tidak ada keputusan hukum atau disiplin dari AFC yang membatalkan hasil pertandingan.
Jadi, jawaban dari pertanyaan yang ramai di publik adalah:
- Tidak ada diskualifikasi Ratchaburi
- Mereka lolos secara sah ke perempat final
- Kabar yang beredar hanyalah rumor
Bagi suporter, penting untuk selalu mengecek informasi dari situs resmi AFC atau media arus utama agar tidak terjebak hoaks.