MAAHADMUHAMMADI – Fenomena gerhana bulan total 3 Maret 2026 menjadi salah satu peristiwa langit paling dinantikan di Indonesia.
Masyarakat berkesempatan menyaksikan Blood Moon tanpa alat khusus karena gerhana bulan aman dilihat dengan mata telanjang. Peristiwa ini terjadi saat Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada satu garis lurus sehingga Bulan masuk sepenuhnya ke bayangan inti Bumi.
Berdasarkan data astronomi, gerhana bulan total ini memiliki durasi fase total sekitar 58 menit. Puncak gerhana terjadi pada pukul 18.04 WIB dan dapat diamati dari wilayah Indonesia barat saat Bulan sudah terbit.
Sementara itu, fase penumbra dimulai sejak sore hari dan seluruh rangkaian gerhana berakhir sekitar 21.22 WIB.
Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 (WIB)
Berikut tahapan pentingnya:
- Gerhana penumbra mulai: 15.44 WIB
- Gerhana sebagian mulai: 16.50 WIB
- Puncak gerhana total: 18.04 WIB
- Gerhana berakhir: 21.22 WIB
Di Indonesia timur, Bulan sudah terbit dalam kondisi gerhana penumbra. Sementara wilayah Indonesia tengah mulai bisa melihat fase sebagian saat Bulan muncul di ufuk timur.
Saat fase total, Bulan tampak merah karena cahaya Matahari dibelokkan oleh atmosfer Bumi. Proses ini membuat warna merah lebih dominan dan menghasilkan fenomena yang dikenal sebagai Blood Moon.
Gerhana Bulan Total yang Bisa Dilihat di Indonesia
Gerhana 3 Maret 2026 termasuk yang istimewa karena tidak semua gerhana bulan total dapat diamati dari Indonesia. Fenomena ini bahkan menjadi salah satu dari sedikit gerhana total yang terlihat di Tanah Air dalam dekade ini.
Gerhana bulan total 3 Maret 2026 adalah momen langka yang sayang dilewatkan. Dengan puncak pada pukul 18.04 WIB dan fase total hampir satu jam, masyarakat Indonesia punya peluang besar menyaksikan langsung keindahan Blood Moon. Pastikan memilih lokasi yang cerah agar pengalaman mengamati langit semakin maksimal.