MAAHADMUHAMMADI – Pasar mobil listrik murah di Indonesia semakin ramai setelah kehadiran VinFast VF3 yang dibanderol mulai Rp150 jutaan pada 2026.
Harga tersebut berlaku untuk skema kepemilikan dengan sistem sewa baterai, menjadikannya salah satu mobil listrik paling terjangkau di Tanah Air saat ini. Kehadirannya langsung disebut sebagai penantang serius Wuling Air EV di segmen kendaraan listrik kompak.
Berdasarkan informasi yang beredar, VinFast menawarkan dua pilihan skema pembelian. Jika membeli unit sekaligus dengan baterai, harga mobil listrik ini berada di kisaran Rp227–230 jutaan OTR.
Namun dengan skema sewa baterai, harga mobil turun drastis ke sekitar Rp150–156 jutaan, dengan biaya langganan baterai bulanan sekitar Rp200 ribuan.
Strategi ini membuat konsumen bisa memiliki mobil listrik dengan harga awal jauh lebih murah tanpa harus menanggung biaya baterai yang mahal di awal.
Salah satu daya tarik utama VinFast VF3 adalah desainnya yang berbeda dari city car listrik kebanyakan. Mobil ini mengusung konsep mini SUV dengan bentuk kotak, fender tebal, serta ground clearance tinggi. Tampilan tersebut memberi kesan gagah layaknya mobil off road versi mungil.
Dimensinya yang kompak (panjang sekitar 3,19 meter) membuat mobil ini sangat cocok untuk penggunaan di jalanan perkotaan yang padat sekaligus mudah saat parkir di area sempit.
Velg 16 inci dan posisi duduk yang tinggi juga menjadi nilai tambah untuk kondisi jalan Indonesia yang tidak selalu mulus.
Untuk kebutuhan harian, performa VinFast VF3 tergolong cukup. Mobil ini menggunakan baterai LFP berkapasitas sekitar 18,6 kWh dengan jarak tempuh hingga ±215 km dalam sekali pengisian penuh.
Motor listriknya menghasilkan tenaga sekitar 40 hp dan torsi 110 Nm, dengan kecepatan maksimum di kisaran 100 km/jam. Fokusnya memang bukan ke performa tinggi, melainkan efisiensi dan mobilitas dalam kota.
Fitur fast charging memungkinkan pengisian daya dari 10% ke 70% dalam waktu sekitar 36 menit.
Meski berukuran kecil, kabin VF3 mampu menampung empat penumpang. Dashboard dibuat minimalis dengan layar digital sebagai pusat informasi kendaraan. Fitur keselamatan dasar seperti ABS, EBD, airbag, kamera belakang, dan sensor parkir juga sudah tersedia untuk penggunaan harian.
Konsep interior ini sengaja dibuat simpel agar harga tetap kompetitif.
Di kelas mobil listrik murah, VF3 menjadi rival langsung Wuling Air EV yang lebih dulu populer di Indonesia. Keunggulan VF3 ada pada desain SUV mini yang lebih macho, ground clearance lebih tinggi, serta opsi harga lebih murah melalui skema sewa baterai.
Sementara itu, Wuling Air EV unggul dari sisi jaringan yang lebih dulu matang dan pilihan varian yang lebih banyak.
Dengan jarak tempuh sekitar 200 km, biaya operasional rendah, serta dimensi kompak, VinFast VF3 sangat cocok untuk:
- Komuter harian
- Mobil kedua di rumah
- Pengguna yang ingin beralih ke kendaraan listrik pertama
Kehadiran mobil ini membuktikan bahwa kendaraan listrik semakin terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
VinFast VF3 menjadi game changer di segmen mobil listrik murah 2026. Harga mulai Rp150 jutaan (skema sewa baterai), desain mini SUV yang unik, serta efisiensi untuk penggunaan harian membuatnya layak dipertimbangkan sebagai alternatif Wuling Air EV.