MAAHADMUHAMMADI – Saldo minimum menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh nasabah Bank Central Asia (BCA) agar rekening tetap aktif dan dapat digunakan untuk berbagai transaksi.
Hingga awal 2026, ketentuan saldo minimum BCA masih mengacu pada jenis tabungan yang digunakan dan belum ada perubahan besar dari aturan resmi yang berlaku sebelumnya.
Setiap produk tabungan BCA memiliki batas saldo minimum berbeda. Untuk Tahapan BCA, saldo minimum yang harus mengendap adalah sekitar Rp50.000. Sementara itu, untuk Tahapan Xpresi, saldo minimum yang ditetapkan lebih ringan yaitu Rp10.000.
Nasabah yang menggunakan TabunganKu BCA hanya perlu menjaga saldo minimal sebesar Rp20.000, sehingga cocok untuk pelajar atau nasabah yang ingin menabung dengan biaya ringan.
Sedangkan pada Simpanan Pelajar (SimPel) BCA, saldo minimum bahkan lebih kecil, yakni sekitar Rp5.000. Data ini masih menjadi acuan yang digunakan hingga informasi terbaru yang beredar saat ini.
Menjaga saldo minimum sangat penting karena jika saldo berada di bawah batas yang ditentukan, rekening bisa berstatus dormant atau tidak aktif setelah tidak digunakan dalam jangka waktu tertentu.
Selain itu, saldo yang terlalu kecil juga berisiko terpotong biaya administrasi bulanan, sehingga lama-kelamaan bisa habis dan rekening tertutup otomatis oleh sistem.
Selain saldo minimum, nasabah juga perlu memperhatikan biaya admin bulanan yang berbeda di setiap jenis tabungan.
Tahapan BCA misalnya memiliki biaya admin lebih tinggi dibanding Tahapan Xpresi atau TabunganKu. Karena itu, memilih jenis tabungan yang sesuai dengan kebutuhan transaksi menjadi langkah bijak agar saldo tetap aman.
Di tahun 2026, tren layanan perbankan digital juga membuat nasabah semakin mudah memantau saldo melalui BCA mobile dan myBCA. Dengan fitur notifikasi transaksi dan mutasi rekening, nasabah bisa memastikan saldo tidak melewati batas minimum.
Tidak ada perubahan signifikan terkait saldo minimum BCA terbaru hingga saat ini. Namun, nasabah tetap harus menjaga saldo sesuai ketentuan berdasarkan jenis tabungan yang dimiliki agar rekening tetap aktif, tidak terkena status dormant, dan bisa digunakan kapan saja untuk transaksi.