Kerja dari Mana Saja Saat Lebaran 2026, Catat Tanggal WFA Resmi dari Pemerintah

MAAHADMUHAMMADI – Pemerintah resmi menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) Lebaran 2026 untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik.

Skema kerja fleksibel ini memungkinkan aparatur sipil negara (ASN) dan sebagian pekerja swasta tetap bekerja tanpa harus berada di kantor, sehingga masyarakat bisa pulang kampung lebih awal tanpa mengambil cuti tambahan.

Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang menegaskan bahwa WFA bukan libur tambahan, melainkan sistem kerja fleksibel agar produktivitas tetap berjalan selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri.

Jadwal WFA Lebaran 2026 Resmi

Berdasarkan keputusan pemerintah, pelaksanaan WFA dilakukan selama lima hari kerja, yaitu:

  • 16–17 Maret 2026 periode arus mudik
  • 25–27 Maret 2026 periode arus balik

Dengan adanya pembagian waktu tersebut, kepadatan perjalanan diharapkan tidak menumpuk pada satu hari tertentu.

Kebijakan ini muncul karena posisi libur nasional yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 H, sehingga berpotensi menciptakan lonjakan mobilitas besar jika tidak diatur dengan sistem kerja fleksibel.

Pemerintah menegaskan bahwa pekerja yang menjalankan WFA:

  • Tidak dipotong cuti tahunan
  • Tetap menerima gaji penuh
  • Tetap menjalankan tugas dan jam kerja normal

Perusahaan diminta mengatur sistem pengawasan dan target kerja agar produktivitas tetap terjaga selama karyawan bekerja dari lokasi mana pun.

Meski berlaku luas, ada beberapa sektor yang tetap harus bekerja dari kantor atau lapangan (WFO), seperti:

  • Layanan kesehatan
  • Perhotelan dan ritel
  • Manufaktur dan industri makanan minuman
  • Transportasi dan sektor esensial lainnya

Hal ini dilakukan untuk menjaga pelayanan publik dan aktivitas ekonomi tetap berjalan normal selama libur Lebaran.

Penerapan kerja dari mana saja saat Lebaran memiliki beberapa tujuan utama:

  1. Mengurai kepadatan lalu lintas saat mudik
  2. Memberi fleksibilitas bagi pekerja untuk pulang kampung lebih awal
  3. Mendorong perputaran ekonomi di daerah
  4. Menjaga produktivitas instansi dan perusahaan

Dengan sistem ini, masyarakat bisa mudik lebih nyaman tanpa mengorbankan pekerjaan.

WFA Lebaran 2026 menjadi solusi strategis pemerintah untuk menghadapi lonjakan mobilitas selama musim mudik.

Dengan jadwal resmi 16–17 Maret dan 25–27 Maret 2026, pekerja dapat bekerja dari mana saja tanpa memotong cuti maupun gaji. Namun, pelaksanaannya tetap disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing instansi dan sektor usaha.

Bagi yang sudah merencanakan mudik, kebijakan ini bisa dimanfaatkan untuk pulang lebih awal sekaligus tetap produktif.

Leave a Comment