MAAHADMUHAMMADI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) membuka peluang kerja besar di berbagai daerah.
Selain berperan penting dalam pemenuhan gizi masyarakat, banyak yang penasaran dengan besaran gaji karyawan SPPG tahun 2026 yang disebut-sebut bisa tembus hingga Rp8 juta per bulan.
Berdasarkan kebijakan terbaru, sebagian pegawai inti SPPG akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di bawah Badan Gizi Nasional.
Posisi yang termasuk dalam skema ini antara lain kepala SPPG, ahli gizi, dan tenaga akuntansi. Dengan status tersebut, penghasilan yang diterima mengikuti struktur gaji ASN plus berbagai tunjangan.
Untuk tenaga operasional dapur MBG, gaji menyesuaikan UMK daerah, pengalaman, dan kapasitas produksi dapur. Berikut estimasi rata-rata nasional:
- Supervisor / Kepala Dapur: Rp4 juta – Rp7 juta per bulan
- Ahli gizi: Rp3,5 juta – Rp4,5 juta per bulan
- Juru masak utama: Rp3 juta – Rp5 juta per bulan
- Tenaga administrasi: Rp3 juta – Rp4 juta per bulan
- Driver distribusi: Rp2,5 juta – Rp4,5 juta per bulan
- Asisten dapur & packing: Rp2 juta – Rp3,8 juta per bulan
- Petugas kebersihan & persiapan bahan: Rp2 juta – Rp3 juta per bulan
Besaran tersebut bisa lebih tinggi di kota dengan UMR besar atau dapur berkapasitas produksi besar.
Sementara itu, untuk pegawai inti berstatus PPPK lulusan S1, total take home pay setelah ditambah tunjangan kinerja diperkirakan mencapai Rp5 juta hingga Rp8 juta per bulan, tergantung lokasi dan jabatan.
Beberapa hal yang menentukan tinggi rendahnya gaji karyawan SPPG antara lain:
- UMK/UMP daerah tempat dapur beroperasi
- Skala produksi makanan (1.000 – 3.000 porsi per hari)
- Keahlian dan sertifikasi seperti tata boga atau keamanan pangan
- Status kepegawaian (honor, kontrak, atau PPPK)
Semakin besar kapasitas dapur, semakin banyak tenaga kerja yang dibutuhkan, bahkan bisa mencapai 25 orang untuk produksi 3.000 porsi per hari.
Setiap posisi memiliki syarat berbeda. Ahli gizi wajib lulusan gizi atau kesehatan, tenaga admin harus menguasai komputer, sementara juru masak diutamakan berpengalaman memasak dalam jumlah besar. Kemampuan kerja cepat, disiplin, dan memahami standar higienitas juga menjadi poin penting.
Dengan target ribuan dapur MBG di seluruh Indonesia dan rencana pengangkatan puluhan ribu pegawai menjadi PPPK mulai 2026, SPPG menjadi salah satu peluang kerja paling menjanjikan saat ini. Selain gaji kompetitif, jenjang karier di instansi pemerintah juga terbuka lebar.
Gaji karyawan SPPG memang bervariasi sesuai posisi dan daerah, namun untuk jabatan strategis bisa mencapai Rp8 juta per bulan. Tak heran jika program ini menjadi incaran banyak pencari kerja di tahun 2026.